Begini Arahan Sekda Parimo Ke Pejabat Yang Dilantik

  • Bagikan
Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran, S.STP,. M.Ap. (Foto : Ist)

LOCUSNEWS,SULTENG – Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran mengingatkan, jabatan bukan sesuatu yang sangat istimewa, namun amanah yang akan dipertanggungjawabkan.

” Yang perlu disadari adalah motivasi didalam diri kita seperti apa? Motivasi kita memegang jabatan bagaimana? Apakah motivasi kita betul-betul untuk melayani masyarakat?,” terang Zulfinasran, saat beri arahan kepada pejabat administrator dan pengawas, di Lolaro, Tinombo, Senin.

Kata Zulfinasran, dalam mengemban jabatan akan terseleksi secara alamiah potensi seseorang dan akan muncul dengan sendirinya.

” Insya Allah, dengan jabatan yang diemban oleh Bapak dan Ibu saat ini, kami mohon dengan sangat perlihatkan kinerja masing-masing. Kalaupun ada yang tidak sesuai dengan ekspestasinya, perlihatkan bahwa benar bapak dan Ibu sekalian memiliki kompetensi baik, sehingga kami terbukti keliru menentukan posisi jabatan itu,” pintahnya.

Lanjut dia, jangan sampai ketika pimpinan salah menempatkan seseorang yang berpotensi dan berkinerja baik ditempat itu, namun pada posisi yang diberikan ternyata yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan kinerja atau memperlihatkan kompetensinya, hal ini tentunya akan menjadi polemik dikemudian hari.

Menurutnya, tidak bermaksud menggurui atau berbangga diri. Kami selaku pribadi yang memulai karir birokrasi dari bawah, turut merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara saat ini, kami sudah pernah mengalami mutasi dan rotasi dalam satu job yang ada.

Ia katakan, banyak orang mengatakan dari segi usia masih tergolong muda, tapi perlu diketahui sejak tahun 1999, ketika tamat dari STPDN, kami mengabdi pertama kali menjabat sebagai Lurah, dan itu dijalankan dengan ikhlas.

Berbekal niat lurus, semua dijalani dengan lapang dada, walaupun ditempatkan disuatu tempat yang lampu menyala jam 6 sore dan padam jam 12 malam yang jarak tempuh 3 sampai 4 jam dari Ibu Kota Kabupaten, tapi kami tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Abdi Negara.

” Walaupun waktu dan kondisi sekarang jauh berbeda, kami berharap agar semua meluruskan niat, memotivasi diri dengan tujuan sebaik-baiknya melayani masyarakat,” harapnya.

Zulfinasran berpesan, jika ada hal-hal yang tidak berkenan dihati, tolong jaga etika birokrasi kita. Tolong salurkan informasi kepada kami, kepada BKPSDM, atau unsur internal kita sekalian, bukan berbicara kepada unsur yang tidak memiliki kapasitas dan kewenangan.

Tidak elok kita pertotonkan kepada publik terkait persoalan atau gesekan soal etika jabatan, karena kita sejak awal diangkat CPNS atau PNS sudah menyatakan bersedia ditempatkan dimana saja di wilayah Republik Indonesia.

” Atas sumpah itu, kita harusnya siap ditempatkan dimana saja, bukan hanya di Kabupaten Parigi Moutong tetapi di seluruh wilayah Indonesia karena sudah ada perjanjian yang kita buat bersama negara,” harapnya.

” Kami yakin teman-teman semua khususnya para pejabat yang baru dilantik memiliki motivasi yang baik dan sepenuhnya berkeinginan untuk berkontribusi membangun wilayah kita, Kabupaten Parigi Moutong,” sambungnya.

Diketahui, Senin 11 Oktober 2021, Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran mendampingi Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu melantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Jajaran Pemda Parigi Moutong, bertempat di Pantai Lolaro Tinombo.

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *