LOCUSNEWS, PARIMO – Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Abdul Sahid ajak mahasiswa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa untuk ikut mendorong pemerintah melegalkan aktivitas pertambangan emas yang selama ini masih berjalan tanpa izin.
Permintaan itu Sahid sampaikan di hadapan massa aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Parimo (GPP) di ruang aspirasi DPRD Parimo, Senin (26/1/2026).
Kesempatan itu, Abdul Sahid turut didampingi Ketua DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh, perwakilan Polres dan sejumlah anggota DPRD lainnya.
Sahid menilai legalisasi tambang emas penting dilakukan agar kegiatan pertambangan berjalan sesuai aturan dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Nah, jadi tugas kita hari ini bagaimana mendorong pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat, untuk melegalkan yang tidak sesuai aturan sebelumnya. Ini yang saya minta,” ujarnya.
Menurutnya, sumber daya masyarakat di bidang pertambangan emas cukup besar, namun belum diimbangi dengan legalitas yang memadai. Ia menegaskan, sepanjang kegiatan pertambangan mengikuti aturan, maka pemerintah siap mendorong proses legalisasi.
“Bagaimana caranya melegalkan? Sepanjang kita mengikuti aturan. Ini kesempatan buat kita,” katanya.
Abdul Sahid menjelaskan, jika aktivitas tambang sudah legal, maka berbagai instansi terkait akan ikut terlibat dan peluang kerja bagi masyarakat akan terbuka luas.
“Kalau pertambangan sudah legal, lapangan pekerjaan saya yakin banyak. Di satu tambang saja ada kepala teknik tambang, ada RKAB, banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Kalau tidak dipenuhi, tidak boleh berjalan. Itu aturan,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa memberi perlindungan terhadap aktivitas pertambangan ilegal. Karena itu, ia meminta mahasiswa ikut mengambil peran strategis dalam menyuarakan legalisasi pertambangan emas.
“Yang ilegal tidak bisa kami beri perlindungan. Saya minta kepada kalian, mahasiswa, mari kita bergerak bersama, dorong bupati, wakil bupati, dan seluruh DPR supaya mendukung persoalan ini agar masyarakat Parimo bisa sejahtera,” tegasnya.
