LOCUSNEWS, PARIMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) menegaskan komitmen percepatan pengendalian kemiskinan dalam Rapat Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan 2026, Kamis (26/2/2026).
Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama pemerintah daerah pada periode awal kepemimpinannya.
Berdasarkan data tahun 2025, angka kemiskinan Parimo menurun dari 14,20 persen pada 2024 menjadi 13,51 persen. Angka stunting juga turun dari 28,5 persen menjadi 22,30 persen.
Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 69,48 menjadi 69,99, sementara pertumbuhan ekonomi naik dari 3,50 persen menjadi 3,92 persen.
Meski mengalami penurunan, Bupati mengakui angka kemiskinan masih relatif tinggi, terutama di wilayah pegunungan seperti Kecamatan Tinombo, Palasa dan Tomini yang menjadi lokus penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Pemkab, kata dia, terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan desa untuk membuka akses ekonomi masyarakat.
Ia juga berharap dukungan pemerintah provinsi dalam penguatan sarana prasarana dan sinergi program pembangunan.
Dalam arahannya, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menekankan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis satu data kemiskinan yang valid dan terintegrasi hingga tingkat desa.
Ia menegaskan bantuan pemerintah harus tepat sasaran dan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin.
Rapat kerja tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat koordinasi program pembangunan antara pemerintah provinsi dan Pemkab.
