LOCUSNEWS, PARIMO – Banjir merendam Dusun Antosari, Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Senin (25/5/2026) sore. Derasnya hujan membuat Sungai Tapeau meluap hingga menjebol tanggul di tiga titik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Parimo, Rivai, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WITA setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
“Curah hujan tinggi menyebabkan debit Sungai Tapeau meningkat tajam. Akibatnya, tanggul tidak mampu menahan arus dan jebol di tiga titik,” kata Rivai.
Air sungai yang meluap merendam permukiman warga, areal persawahan, hingga empang. Tak hanya itu, akses jalan penghubung desa juga ikut tergenang sehingga aktivitas warga terganggu.
BPBD mencatat hingga pukul 18.35 WITA, data jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan. Begitu pula dengan kerusakan rumah dan lahan pertanian yang belum bisa dipastikan.
Meski demikian, Rivai memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada laporan korban jiwa. Namun kondisi di lapangan masih mengkhawatirkan karena air belum surut dan hujan masih berlangsung,” ujarnya.
BPBD Parimo kini berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat untuk penanganan awal. Salah satu kebutuhan mendesak adalah perbaikan tanggul di tiga titik yang jebol guna mencegah banjir susulan.
Rivai juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan peningkatan debit sungai.
“Kami minta warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk tetap siaga, mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi terjadi banjir kembali,” pungkasnya.
