LOCUSNEWS, PALU – DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong optimalisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) melalui strategi hilirisasi industri guna meningkatkan pendapatan daerah dan memperbesar manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Hal itu dibahas dalam rapat gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Sulteng bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulteng di Ruang Baruga DPRD Sulteng, Gedung B Lantai III, Rabu (5/8/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Arnila Hi. Moh. Ali, dengan fokus membahas langkah strategis mendorong peningkatan pendapatan daerah sekaligus mengubah posisi Sulteng dari daerah penghasil menjadi daerah pengelola dan penghasil, sebagaimana diatur dalam Kepmen Nomor 157 Tahun 2026.
Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Ketua Komisi II DPRD Sulteng Yus Mangun, Ketua Komisi III Dandy Adhi Prabowo, anggota komisi, serta OPD terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas ESDM, DPMPTSP, Bapenda, BPKAD, Bappeda, hingga Biro Hukum Setda Sulteng.
Arnila menegaskan, pengelolaan SDA harus memberikan nilai tambah bagi daerah, tidak hanya menjadikan Sulteng sebagai pemasok bahan mentah.
“Rapat ini untuk menyatukan persepsi agar potensi SDA Sulteng bisa memberi kontribusi lebih besar terhadap PAD dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arnila.
Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Yus Mangun, menambahkan peningkatan pendapatan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah dan OPD teknis, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Komisi II akan terus mengawal kebijakan terkait investasi, perdagangan, dan perindustrian agar potensi ekonomi bisa dimanfaatkan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sulteng, Dandy Adhi Prabowo, menekankan pengelolaan sektor pertambangan harus dilakukan secara terencana, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, hilirisasi tidak hanya soal peningkatan nilai tambah komoditas, tetapi juga harus membuka lapangan kerja dan meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap pendapatan daerah.
“Kami berharap hilirisasi mampu memperkuat pembangunan daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi sektor pertambangan,” tegasnya.
