Kekeringan di Bolano, 18 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Tirta Nagaya

BPBD Parimo menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Tirta Nagaya, Kecamatan Bolano, Sabtu 10/10/2026. (Foto : BPBD Parimo)

LOCUSNEWS, PARIMO – Sebanyak 18.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Tirta Nagaya, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sabtu (10/10/2026). Distribusi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah dampak kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parimo, Rivai, mengatakan penyaluran air bersih menjadi bagian dari upaya penanganan darurat kekeringan di wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan harian Posko Penanganan Darurat Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), kekeringan di Kecamatan Bolano telah berdampak pada 44,8 hektare lahan perkebunan.

Distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air akibat kondisi tersebut.

Posko penanganan darurat di Kecamatan Bolano melibatkan personel dari sejumlah unsur, di antaranya BPBD, BPBPK, Palang Merah Indonesia (PMI), Satpol PP, serta relawan.

Sejumlah peralatan disiagakan untuk mendukung penanganan kekeringan dan karhutla. Peralatan itu meliputi dua unit alkon beserta selang, tiga unit tandon air, tiga kaki tandon, dua unit jet shooter pemadam, serta dua pemukul api.

Selain itu, tersedia mobil MTA PMI, genset, tenda pengungsi, velbed, kompor gas, dan penampung air untuk mendukung operasional posko.

Dalam laporan pada Sabtu tersebut, tidak tercatat adanya kejadian karhutla maupun luasan lahan yang berhasil dipadamkan.

BPBD Parimo terus melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan personel dan peralatan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk mendukung distribusi air bersih bagi wilayah yang terdampak kekeringan.

Penulis: Abd. GafurEditor: Bambang
Exit mobile version