Tak Ingin Anak Merajuk, Bupati Parigi Moutong Batal Lantik Istrinya

Bupati Parimo, H. Erwin Burase memberikan arahan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 18 pejabat pimpinan tinggi pratama di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Kamis 15/10/2026. (Foto : Istimewa)

LOCUSNEWS, PARIMO – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, mengungkap alasan tidak melantik istrinya, Hestiwati Nanga, dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Parimo. Ia tak ingin anak-anak mereka kehilangan perhatian orang tua karena keduanya sibuk bekerja.

Erwin mengungkapkan hal itu saat memberikan arahan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 18 pejabat pimpinan tinggi pratama di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Kamis (15/10/2026).

Menurut Erwin, istrinya yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Parimo sebenarnya telah menerima undangan pelantikan. Namun, keputusan berubah setelah keduanya mempertimbangkan kondisi anak-anak yang masih membutuhkan pendampingan orang tua.

“Kalau Ibu bekerja di sini, siapa yang mengurus anak-anak di sana? Masa kita mau korbankan anak-anak? Saya bilang, kita orang tua ini egois kalau mementingkan diri sendiri, tetapi meninggalkan anak-anak yang masih bersekolah,” kata Erwin.

Dia menjelaskan, anak-anak mereka masih berada dalam usia sekolah, bahkan ada yang akan memasuki jenjang sekolah dasar (SD). Erwin menilai, masa pertumbuhan anak membutuhkan perhatian langsung dari orang tua agar pendidikan dan perkembangan mereka tetap terjaga.

Atas pertimbangan itu, Hestiwati memilih tidak melanjutkan proses pengisian jabatan dan bersedia memberikan kesempatan kepada kandidat lain yang berada di bawahnya dalam hasil seleksi terbuka.

Erwin mengapresiasi sikap istrinya yang bersedia mengundurkan diri dari proses tersebut. Dia menegaskan, pengisian jabatan tetap harus memperhatikan hasil pemeringkatan dan nilai yang diperoleh peserta seleksi.

“Alhamdulillah, Ibu Ketua PKK ini berbesar hati, menyampaikan silakan diganti saja nama saya, kasih yang berikutnya saja,” ujarnya.

Erwin pun menekankan bahwa perhatian terhadap keluarga, khususnya anak-anak yang masih bersekolah, menjadi pertimbangan penting di balik keputusannya.

Exit mobile version