Warga Kampal Soroti Layanan Darurat, Legislator Janji Realisasikan Ambulans

Kegiatan reses anggota DPRD Sulteng, H Suardi di Kelurahan Kampal Kecamatan Parigi, Kamis 12/2/2026. (F-ASLAN LAEHO).

LOCUSNEWS, PARIMO – Ketiadaan ambulans di Kelurahan Kampal menjadi sorotan utama dalam agenda reses anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Suardi, di Parigi Moutong (Parimo). Warga menilai akses layanan darurat masih bergantung pada pinjaman dari wilayah lain.

Dalam pertemuan yang berlangsung sederhana, aspirasi soal ambulans mencuat paling kuat. Lurah Kampal, Djamia, menyebut permohonan pengadaan kendaraan layanan darurat telah diajukan berulang kali namun belum terealisasi.

“Jika ada warga meninggal, kami harus meminjam ke kelurahan atau desa lain. Terakhir kami meminjam ambulans milik RS Devina,” ujarnya.

Menanggapi keluhan itu, Suardi menyatakan komitmennya untuk mengupayakan pengadaan ambulans melalui dana aspirasi (pokir). Ia menilai kebutuhan layanan darurat merupakan kebutuhan dasar yang tak bisa ditunda.

“Kalau sudah berkali-kali diminta dan belum terealisasi, Insya Allah kali ini akan saya wujudkan,” kata politisi Partai Demokrat tersebut.

Selain ambulans, warga juga menyampaikan sejumlah persoalan lain, mulai dari perbaikan jalan boulevard Kampal, bantuan peralatan pertukangan dan tenda, hingga kekhawatiran terhadap gardu listrik yang berada dekat permukiman warga.

Suardi menyebut seluruh usulan akan ditelaah dan dilaporkan dalam forum resmi DPRD. Ia juga meminta masyarakat menyusun proposal yang jelas agar proses realisasi lebih cepat.

Reses yang berlangsung 11–14 Februari 2026 itu digelar di empat titik wilayah Parimo. Agenda tersebut menjadi sarana penjaringan aspirasi langsung masyarakat sebelum dibawa ke pembahasan kebijakan di tingkat provinsi.

Bagi warga Kampal, janji pengadaan ambulans kini menjadi harapan konkret agar layanan darurat tak lagi bergantung pada pinjaman.

Penulis: BambangEditor: Bambang
Exit mobile version