LOCUSNEWS, BANDUNG – Sekretaris DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) M Sadly Lesnusa menghadiri kegiatan persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI) di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, 19-20 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi nasional menjelang pelaksanaan Rakernas ASDEPSI yang direncanakan digelar di Provinsi Bali.
Forum tersebut diikuti sekretaris DPRD provinsi se-Indonesia sebagai ruang koordinasi untuk memperkuat sinergi kelembagaan, menyamakan langkah kebijakan, serta meningkatkan efektivitas dukungan sekretariat terhadap fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD.
Sejumlah isu strategis dibahas dalam pertemuan itu. Di antaranya penguatan regulasi terkait hak keuangan dan administrasi DPRD, optimalisasi pengawasan Program Strategis Nasional di daerah, penguatan posisi tenaga ahli, hingga pengelolaan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).
Selain itu, peserta juga membahas penyederhanaan dan modernisasi sistem administrasi kedewanan agar lebih transparan dan akuntabel.
Forum tersebut turut menekankan pentingnya penguatan peran Sekretariat DPRD sebagai supporting system agar pelaksanaan tugas kedewanan berjalan lebih profesional, terukur, dan responsif terhadap dinamika kebijakan.
Sadly mengatakan, tantangan birokrasi saat ini menuntut Sekretariat DPRD untuk terus beradaptasi melalui pembenahan tata kelola dan peningkatan kapasitas aparatur.
“Sekretariat DPRD harus mampu menjadi institusi pendukung yang adaptif, profesional, dan modern dalam menunjang kerja-kerja kedewanan serta memberikan pelayanan yang lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sistem administrasi DPRD agar proses kerja lebih efisien, terintegrasi, dan akuntabel.
Dalam forum tersebut, turut mengemuka sejumlah rekomendasi strategis untuk pemerintah pusat. Di antaranya usulan revisi PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif DPRD serta peninjauan kembali UU Nomor 23 Tahun 2014 terkait penguatan fungsi pengawasan DPRD terhadap Program Strategis Nasional di daerah.
Selain itu, dibahas pula penguatan legalitas tenaga ahli DPRD serta pengembangan sistem administrasi kedewanan berbasis digital yang terintegrasi secara nasional.
Sadly menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Sekretariat DPRD menjadi kunci dalam memperkuat kualitas layanan kelembagaan.
Menurutnya, forum persiapan Rakernas ASDEPSI ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar sekretariat DPRD provinsi serta mendorong tata kelola kelembagaan yang lebih modern, adaptif, dan relevan ke depan.
