Penuh Takzim, Kapolres Parimo Sungkem ke Kiai Usai Antar Sapi Kurban

Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan A.N terlihat sungkem kepada pimpinan ponpes, KH Muhammad Qasim. (Foto : Humas)

LOCUSNEWS, PARIMO – Momen berbeda terjadi saat Kapolres Parigi Moutong (Parimo) AKBP Hendrawan A.N menyerahkan hewan kurban di Pondok Pesantren (Ponpes) Ittihadul Ummah, Parigi Barat, Selasa (26/5/2026). Kapolres terlihat sungkem kepada pimpinan ponpes, KH Muhammad Qasim.

Peristiwa itu terjadi usai penyerahan satu ekor sapi kurban dalam rangka menyambut Idul Adha 1447 Hijriah. Di hadapan para pengurus dan santri, Hendrawan tampak membungkuk dan mencium tangan KH Muhammad Qasim.

Aksi tersebut langsung menyita perhatian. Gestur itu dinilai sebagai bentuk penghormatan kepada ulama, sekaligus mencerminkan sikap rendah hati seorang pejabat publik.

“Ini bentuk penghormatan kepada guru dan ulama,” ujar salah satu pengurus ponpes di lokasi.

Momen tersebut juga menggambarkan kedekatan antara Polri dan kalangan pesantren. Di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres tetap menunjukkan sikap santun dan menjunjung tinggi adab.

Penyerahan hewan kurban ini merupakan bagian dari kegiatan sosial Polres Parimo menjelang Idul Adha. Selain di Ponpes Ittihadul Ummah, bantuan serupa juga disalurkan ke sejumlah titik lain di wilayah Parimo.

Kapolres Parimo AKBP Hendrawan sebelumnya menyebut Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. 

“Idul Adha menjadi momentum untuk berbagi dan memperkuat nilai kepedulian. Kami berharap bantuan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh para penerima,” kata Hendrawan.

Menurutnya, pendekatan humanis terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, termasuk melalui kegiatan sosial keagamaan seperti ini.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di wilayah Parimo.

“Kami ingin hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam kegiatan sosial. Harapannya, hubungan emosional dengan masyarakat semakin kuat,” pungkasnya.

Exit mobile version