LOCUSNEWS, PARIMO – Sebanyak 19 santri SMP IT Ittihaadul Ummah Parigi Moutong (Parimo) resmi dilepas dalam Haflah Takharruj Angkatan III. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Lantai II Kantor Bupati Parimo, Sabtu (6/6/2026).
Para santri yang diwisuda terdiri dari 15 putra dan 4 putri. Mereka dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun dengan kombinasi kurikulum akademik dan tahfidz Al-Qur’an.
Ketua panitia, Abdul Muin, menyebut haflah takharruj bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi penanda keberhasilan pendidikan berbasis akademik dan keagamaan.
“Ini bukti bahwa kami mampu mencetak generasi unggul, tidak hanya secara akademik tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai keislaman,” ujar Muin.
Acara ini turut dihadiri Bupati Parimo, jajaran OPD, wali santri, serta keluarga besar pondok pesantren.
Pendiri Yayasan Ittihaadul Ummah, KH Muh Qasim Abd Madjid, mengaku bersyukur atas kelulusan angkatan ketiga sejak ponpes tersebut berdiri. Ia menilai pendidikan pesantren tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
“Haflah ini juga menjadi sarana memperkenalkan pendidikan pesantren yang adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pihak yayasan juga membuka penerimaan peserta didik baru untuk jenjang SMK dengan jurusan Pertanian dan Multimedia.
KH Qasim mengajak para wali santri untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka di lembaga tersebut. “Meski sekolah umum, tetap berbasis Al-Qur’an dan akhlakul karimah,” pungkasnya.
