Mahasiswa Parimo ‘Sentil’ Pemkab: Jangan Cuma Gandeng Kampus Gorontalo, Palu Juga

Wira M. Tombolotutu

LOCUSNEWS, PARIMO – Mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang kuliah di Kota Palu mulai bersuara. Mereka menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parimo belum berlaku adil dalam menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi.

Sorotan ini datang dari Wira M. Tombolotutu, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad), Selasa (23/6/2026).

Wira mengapresiasi langkah Pemkab Parimo yang telah menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Namun, ia mempertanyakan mengapa perhatian serupa belum menyentuh mahasiswa asal Parimo yang menempuh pendidikan di Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami bangga ada perhatian ke mahasiswa di Gorontalo. Tapi jangan sampai kami yang kuliah di Palu justru terabaikan. Harusnya Pemkab berlaku adil,” tegas Wira.

Menurutnya, jika kerja sama tersebut menggunakan anggaran daerah, maka manfaatnya harus dirasakan merata oleh seluruh mahasiswa asal Parimo, tanpa terkecuali.

Ia juga mendesak Pemkab Parimo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera melakukan pendataan mahasiswa asal Parimo yang berkuliah di Palu. Langkah itu dinilai penting untuk memetakan persoalan yang mereka hadapi.

“Kalau sudah didata, pemerintah bisa tahu masalah kami apa saja. Bisa jadi sama seperti yang dialami mahasiswa di Gorontalo, dan solusinya juga bisa dibuat lewat kerja sama,” jelasnya.

Diketahui, Pemkab Parimo baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Negeri Gorontalo pada Minggu (21/6/2026). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Erwin Burase bersama Rektor UNG.

Selain kerja sama, pertemuan itu juga membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM), termasuk peluang program afirmasi Fakultas Kedokteran bagi putra-putri daerah Parimo.

Namun bagi mahasiswa di Palu, langkah tersebut belum cukup. Mereka kini menunggu apakah Pemkab akan membuka mata dan memberi perlakuan yang sama, atau justru tetap pilih kasih. 

“Kami ingin Pemkab membuka mata terhadap Mahasiswa asal Parimo yang kini menempuh pendidikan di Kota Palu,” pungkasnya.

Exit mobile version