LOCUSNEWS, PARIMO – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) Muhammad Basuki melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) bocor.
Hal itu disampaikan dalam interupsi saat rapat paripurna DPRD laporan Pansus Bapemperda, Senin (6/7/2026).
Basuki menyoroti praktik sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggunakan vendor luar daerah untuk pengadaan kendaraan sewa.
“Kenapa harus vendor luar? Apakah pelaku usaha di Parimo tidak mampu? Ini jelas membuat PAD kita lari keluar daerah,” kata Basuki.
Selain itu, ia juga mengkritik minimnya alokasi anggaran infrastruktur jalan. Dari realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekitar Rp14 miliar, anggaran ke Dinas PU hanya Rp3-4 miliar, dan yang benar-benar untuk pembangunan jalan sekitar Rp1,5 miliar.
Menurutnya, ketimpangan ini berdampak langsung pada kondisi jalan dalam kota yang rusak dan rawan kecelakaan.
Basuki bahkan menyinggung aksi Kapolsek Parigi yang menambal jalan berlubang secara swadaya.
“Secara teknis mungkin tidak standar, tapi ini tamparan bagi Pemda. Di mana kehadiran pemerintah?” ujarnya.
Ia juga meminta evaluasi total terhadap sistem drainase kota yang kerap menyebabkan banjir saat hujan deras.
Basuki mendesak pemerintah daerah segera melakukan pembenahan kebijakan, termasuk memastikan penggunaan anggaran lebih berpihak pada kepentingan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
“Evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan agar kebijakan tidak terus merugikan daerah,” tegasnya.
