Pemkab Parimo Buka Opsi Water Bombing, Erwin: Koordinasi Provinsi hingga Polda

Bupati Parimo, Erwin Burase saat meninjau Karhutla di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara. (Foto : LN/Bambang)

LOCUSNEWS, PARIMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) membuka kemungkinan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari udara menyusul sulitnya akses darat ke sejumlah titik api.

Bupati Parimo Erwin Burase mengatakan, opsi pemadaman dari udara akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi serta Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya terkait pemanfaatan helikopter yang memungkinkan dilengkapi perangkat water bombing.

“Kita kondisikan ke provinsi. Insya Allah sebentar saya lapor ke Gubernur. Kita lihat apakah helikopter bisa dilengkapi penampungan air untuk pemadaman dari atas,” kata Erwin, saat meninjau lokasi kebakaran di Desa Avolua, Kamis  (5/1/2026).

Erwin menjelaskan, pemadaman dari udara dinilai perlu mengingat medan menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan serta kondisi angin yang kencang. Situasi tersebut membuat upaya pemadaman manual memiliki risiko tinggi dan membutuhkan waktu lebih lama.

Selain koordinasi dengan pemerintah provinsi, Pemkab Parimo juga akan menjajaki dukungan Polda Sulteng yang memiliki armada helikopter, guna mempercepat penanganan karhutla sebelum api meluas ke wilayah lain.

“Kita harus antisipasi sejak awal. Kalau memungkinkan pemadaman dari atas, itu akan sangat membantu mengendalikan api,” ujarnya.

Menurut Erwin, keputusan penggunaan water bombing akan ditentukan setelah dilakukan penilaian teknis dan koordinasi lintas instansi, sembari tetap mengoptimalkan pemadaman darat dan penjagaan di titik rawan.

Penulis: BambangEditor: Bambang
Exit mobile version