LOCUSNEWS, PARIMO – Suasana haru tak terhindarkan saat SD Negeri Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), melepas 21 siswa kelas VI, Senin (8/6/2026). Tangis, pelukan, dan ucapan terima kasih mewarnai momen perpisahan setelah enam tahun kebersamaan di bangku sekolah dasar.
Acara yang digelar sederhana di ruang kelas itu menjadi penanda berakhirnya masa belajar sekaligus awal langkah baru bagi para siswa menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Yang menarik, pelepasan ini disebut sebagai yang pertama kali digelar di tingkat SD se-Kecamatan Parigi Utara.
“Ini yang pertama kalinya di wilayah Parigi Utara. Harus ada yang memulai, supaya bisa diikuti sekolah lain,” kata Koordinator Wilayah Satuan Pendidikan Parigi Utara, Wardin.
Ia menegaskan, pendidikan dasar menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Karena itu, ia mengapresiasi peran guru dan orang tua yang selama ini mendampingi proses belajar siswa.
Senada, Ketua Komite Sekolah Muhtar yang juga Camat Parigi Utara mengaku bangga atas capaian para siswa. Ia berpesan agar ilmu yang didapat menjadi bekal meraih masa depan.
“Jaga nama baik keluarga dan sekolah, hormati orang tua dan guru, serta terus belajar,” ujarnya.
Perwakilan orang tua, Taufan, juga tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Ia menyebut para guru bukan hanya mengajarkan pelajaran, tapi juga nilai kehidupan.
“Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan baru. Teruslah belajar dan berani bermimpi,” katanya.
Puncak suasana emosional terjadi saat Kepala Sekolah SDN Toboli, Vivin Elfitriyah, menyampaikan pesan perpisahan. Dengan suara bergetar, ia mengingatkan kenangan yang telah terukir selama para siswa menempuh pendidikan.
“Setiap cerita di sekolah ini akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup kalian,” tuturnya.
Momen semakin menyentuh ketika para siswa mempersembahkan lagu sambil membawa bunga, lalu memberikannya kepada orang tua sebagai simbol terima kasih.
