LOCUSNEWS, PARIMO – Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mendalami dugaan penyimpangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi setelah mengamankan 3.072 liter solar dan Pertalite di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi.
Penyelidikan ini turut menyoroti penyaluran solar bersubsidi yang dialokasikan untuk petani. Polisi akan mencocokkan dokumen pembelian, penggunaan barcode, serta data penerima untuk memastikan BBM tersebut sesuai peruntukannya.
Kasat Reskrim Polres Parimo, IPTU Anugerah S. Tarigan, mengatakan dua pengemudi beserta dua kendaraan yang mengangkut BBM tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan awal.
“Dua pengemudi telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga memeriksa dokumen dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keabsahan pembelian serta peruntukan BBM bersubsidi,” kata Anugerah kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).
Total BBM yang diamankan mencapai 3.072 liter, terdiri atas 2.560 liter solar dan 512 liter Pertalite. Polisi masih menelusuri asal-usul BBM, dokumen pembelian, serta keterangan pihak terkait.
Tim Resmob Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Parimo mengungkap kasus tersebut pada Kamis sekitar pukul 23.00 WITA. Operasi dipimpin KBO Reskrim Polres Parimo, IPDA Jodaenis Rajnndra M.
Anugerah mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan kepala satuan tugas (Kasatgas) dan kelompok tani untuk menelusuri distribusi solar bersubsidi yang diperuntukkan bagi sektor pertanian.
Menurut dia, pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. Meski begitu, Polisi belum menyimpulkan adanya pelanggaran dalam kasus ini.
“Hasil pemeriksaan dan pendalaman akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.














