Bupati Delis: PKB/PLKB dan pendamping keluarga ujung tombak pembangunan SDM Morut

  • Bagikan
Bupati Morut, Delis Jurkason Hehi saat berbicara di depan ratusan PKB/PLKB serta Kader TPK se-Morut pada petemuan lengkap di Gedung Pesparawi Beteleme, Selasa (30/1/2023). (Foto : Humas Pemda Morut)

LOCUSNEWS, MORUT – Bupati Morowali Utara (Morut) Delis J. Hehi menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petugas keluarga berencana (PKB) dan Penyuluh Lapangan KB (PLKB) serta kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia di daerah itu.

“Bapak-ibu adalah ujung tombak dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan derah, dan sudah terbukti keberhasilan bapak-ibu,” ujar Bupati Delis saat berbicara di depan ratusan PKB/PLKB serta Kader TPK se-Morut yang melakukan petemuan lengkap di Gedung Pesparawi Beteleme, Selasa (30/1/2023).

“Morowali Utara mencatat kenaikan yang menggembirakan dalam Index Pembangunan Manusia (IPM) dan mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana, sebuah penghargaan tertinggi dari Pemerintah Indonesia kepada daerah-daerah yang berhasil dalam melaksanakan program KB,” ujar Delis yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Febriyanthi Hongkiriwang itu.

Penghargaan ini bukan untuk saya, tapi untuk bapak-ibu sekalian yang telah bekerja keras di lapangan. Saya hanya menerima saja,” sebut Delis menbahkan.

Delis mengingatkan, bahwa pembangunan Morut tidak bisa didasarkan pada sumber daya alam, khususnya nikel, karena nikel dalam 12 atau 13 tahun ke depan diperkirakan akan habis bila cara-cara penambangannya masih dilakukan seperti sekarang ini.

Sudah banyak contoh negara-negara di dunia yang kaya raya dengan sumber daya alam seperti emas, minyak dan gas, kini menjadi negara miskin. Sedangkan beberpaa negara seperti Singapura, Jepang dan Korea Selatan, yang tidak punya SDA namun menjadi negara maju karena fokus membangun sumber daya manusianya.

Karena itu, kata Bupati Delis, tenaga PKB/PLKB dan kader TPK menjadi ujung tombak dalammembangun SDM Morut menuju masyaraat yang sehat, cerdas dan sejahtera (SCS).

Karena pentingnya peran PKB/PLKB dan kader TPK ini, maka Pemkab Morut akan meningkatkan alokasikan anggaran untuk peningkatan kapasitas mereka.

Pertemuan lengkap PKB/PLKB dan Kader TPK se-Morut ini membahas upaya percepatan penurunan angka stunting dan juga kesejahteraan keluarga di daerah itu.

Tampil sebagai pembicara dalam pertemuan ini antara lain Wakil Bupati H. Djira K dan Ketua Tim Penggerak PKK Morut Febriyanthi Hongkiriwang. 

Bagikan Berita :
Penulis: RoMa/Ryo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *