BPBD Parimo Pasang 100 Geobag di Sibalago, Air Bersih Disalurkan ke 5 Desa

Petugas melakukan normalisasi sungai di Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, sekaligus memasang 100 geobag untuk memperkuat tanggul. (Foto : BPBD Parimo)

LOCUSNEWS, PARIMO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memperkuat penanganan bencana di sejumlah wilayah. Mulai dari pemasangan 100 geobag untuk mengantisipasi luapan sungai hingga distribusi air bersih ke lima desa yang terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parimo, Rivai, mengatakan penanganan dilakukan bersama tim gabungan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan, Jumat (16/10/2026).

Di Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, petugas melakukan normalisasi sungai sekaligus memasang 100 geobag untuk memperkuat tanggul. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air, mengurangi sedimentasi, serta meminimalkan risiko luapan sungai yang berpotensi memicu banjir.

Sementara itu, penanganan kekeringan difokuskan di wilayah utara Parimo. Distribusi air bersih dilakukan melalui dua posko, yakni di Kecamatan Mepanga dan Kecamatan Bolano.

Posko Mepanga melayani satu desa, sedangkan Posko Bolano menjangkau empat desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Dengan demikian, distribusi melalui kedua posko tersebut menjangkau lima desa.

Penyaluran air melibatkan BPBD Parimo, BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah, PMI Parimo, Satpol PP kecamatan, aparat desa, TNI melalui Yonif TP 918/MM, serta Polri.

Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih ini dilakukan untuk membantu masyarakat selama kekeringan masih berlangsung. Di sisi lain, tim gabungan juga menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi berbeda.

Kebakaran lahan di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, yang terjadi pada Selasa (13/10/2026), berhasil ditangani oleh personel Yonif TP 918/MM.

Sehari berikutnya, kebakaran lahan terjadi di Desa Kayu Jati, Kecamatan Ongka Malino. Api berhasil dipadamkan melalui kerja sama personel Yonif TP 918/MM, Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Satpol PP kecamatan, aparat desa, dan masyarakat setempat.

BPBD bersama unsur terkait terus melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan, baik untuk mengurangi risiko banjir, memenuhi kebutuhan air bersih warga, maupun menangani karhutla di wilayah Parimo.

Penulis: BambangEditor: Bambang