Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Digitalisasi Usai Pelantikan 40 Pejabat

Sekretaris DPRD Sulteng, M. Sadly Lesnusa, S.Sos., M.Si (kanan) menghadiri pelantikan pejabat lingkup Provinsi Sulteng, di Aula Rumah Jabatan Siranindi, Jalan Prof. Moh. Yamin, Palu, Senin 11/5/2026 (Foto: Ist)

LOCUSNEWS, PALU – Sekretaris DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), M. Sadly Lesnusa, menekankan pentingnya penguatan digitalisasi, inovasi pelayanan, dan keterbukaan informasi publik dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulteng, yang digelar di Aula Rumah Jabatan Siranindi, Jalan Prof. Moh. Yamin, Palu, Senin (11/5/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Reny Arniwaty Lamadjido, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Novalina, serta jajaran pejabat Pemprov Sulteng.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyebut pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berintegritas.

Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, disiplin, dan dedikasi.

“Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini resmi dilantik. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian,” ujar Anwar.

Anwar juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sistem pemerintahan, termasuk penguatan keterbukaan informasi publik agar pelayanan semakin cepat, responsif, dan transparan.

Sementara itu, Sadly Lesnusa menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap momentum ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah.

Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi digitalisasi, inovasi kerja, serta publikasi program pemerintah kepada masyarakat.

“Penguatan digitalisasi, inovasi pelayanan, dan keterbukaan informasi publik diharapkan mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Penulis: WardyEditor: Bambang