LOCUSNEWS, PALU – Puluhan mahasiswa dan masyarakat pertanian yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pertanian Kota Palu menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Jalan Sam Ratulangi, Palu, Kamis (24/9/2026).
Aksi tersebut melibatkan mahasiswa dan masyarakat petani, termasuk sejumlah petani dari Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Massa membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan pertanian dan kepentingan masyarakat.
Suasana aksi sempat memanas saat massa menyampaikan aspirasi di lingkungan Kantor DPRD Sulteng. Sekretaris DPRD Sulteng, M. Sadly Lesnusa, kemudian menerima perwakilan massa untuk berdialog.
Dalam pertemuan itu, mahasiswa dan petani menyampaikan sejumlah persoalan serta tuntutan yang menjadi dasar aksi. Aspirasi disampaikan langsung kepada pihak DPRD melalui Sekretaris DPRD Sulteng.
Namun, dialog tersebut tidak serta-merta meredakan kekecewaan massa. Setelah pertemuan, massa membuat video berisi pernyataan mosi tidak percaya terhadap DPRD Sulteng.
Mosi tidak percaya itu menjadi bentuk sikap massa setelah menyampaikan aspirasi kepada pihak DPRD. Mereka menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang belum terjawab dalam dialog tersebut.
Aksi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh setiap 24 September. Massa menjadikan momentum tersebut untuk menyuarakan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan kepentingan masyarakat.
Meski sempat diwarnai ketegangan, aksi berakhir dengan adanya ruang dialog antara perwakilan mahasiswa dan masyarakat petani dengan pihak Sekretariat DPRD Sulteng. Sementara video mosi tidak percaya menjadi sikap lanjutan massa setelah pertemuan tersebut.













