LOCUSNEWS, PARIMO — Penanganan banjir di Kecamatan Toribulu dan kekeringan yang melanda wilayah Bolano hingga Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, diperkuat dengan dukungan lintas instansi.
BPBD Parimo berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, Jumat (2/10/2026). Hasilnya, sejumlah dukungan peralatan dan material disiapkan untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Parimo bersama Manager Pusdalops mengajukan dukungan berupa alat berat untuk menangani banjir, Mobil Tangki Air (MTA) untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, serta material untuk memperkuat tebing sungai.
Permintaan tersebut mendapat respons. BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah mengirimkan satu unit MTA untuk mendukung distribusi air di wilayah Bolano hingga Moutong.
Sementara BPBD Provinsi Sulawesi Tengah memperpanjang peminjaman satu unit ekskavator untuk mendukung penanganan banjir di Kecamatan Toribulu.
Tak hanya alat berat dan kendaraan tangki, dukungan juga datang dari BWS Sulawesi III. Sebanyak 500 lembar geobag diberikan untuk memperkuat tebing sungai di wilayah Tomoli Utara, Sienjo dan Sibalago, Kecamatan Toribulu.
Dalam koordinasi tersebut, BPBD Parimo diterima langsung Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Balai BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah, serta PPK OP 3 dan Asisten Teknik PPK OP 3 BWS Sulawesi III.
Dukungan tersebut menjadi langkah bersama untuk mempercepat penanganan dua persoalan bencana sekaligus di Parimo, yakni banjir di wilayah Toribulu serta kekeringan yang terjadi di kawasan Bolano hingga Moutong.
Dengan tambahan ekskavator, MTA dan ratusan geobag, penanganan di lapangan diharapkan dapat lebih cepat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dan kekeringan.














