Sekda: Event Sail dan TTG Picu Pertumbuhan Ekonomi Hingga 6,0 Persen

  • Bagikan
Sekda Parimo, Zulfinasran S.STP, M.AP membuka kegiatan Seminar dan Workshop Bonus Demografi. (Foto : Doc Propokim Pemda)

LOCUSNEWS,SULTENG – Sekretaris Daerah (Sekda), Zulfinasran, mengatakan Parigi Moutong sempat mengalami pertumbuhan ekonomi hingga 6,0 persen pada 2015 sampai dengan 2017.

Kata dia, setelah dilakukan penelitian salah satu penyebab terjadinya pertumbuhan ekonomi hingga 6,0 persen tersebut, saat bergulirnya event Sail Tomini dan Teknologi Tepat Guna (TTG).

Penegasan itu disampaikan Zulfinasran saat membuka Seminar dan Workshop Bonus Demografi dilaksanakan Yayasan Kerabat Sejati, berlangsung di D’Classic Cafe, Rabu, 29 Desember 2021.

Menurutnya, event ceremoni yang dikemas dengan berbagai kegiatan menarik pasti akan dikunjungi banyak orang. Dengan demikian, secara konstan diikuti daya beli masyarakat, saat itulah terjadi perputaran ekonomi.

“Sederhananya dalam sehari ada seribu orang yang menetap dan berbelanja maka akan terjadi perputaran ekonomi yang cukup luar biasa besar,” ungkapnya.

Sementara mengenai Bonus Demografi yang merupakan suatu keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan usia tidak produktif, ia mengatakan, harus dimulai dengan memahami peluang dan tantangan.

Sebab, dengan jumlah hampir lima ratus ribu jiwa penduduk Parigi Moutong, 50 persennya adalah usia produktif. Artinya, ada dua ratus lima ribu lebih jiwa yang memang betul-betul membutuhkan lapangan pekerjaan.

Sehingga, ia secara pribadi sepakat jika disebut bonus demografi bisa menjadi bonus, namun bisa pula berubah bencana. Kenapa demikian? apabila tidak mampu memanfaatkan bonus demografi, sudah pasti akan menambah jumlah pengangguran.

“Ini tentunya menjadi tugas dan tantangan kita bersama, bukan hanya Pemerintah, namun harus didukung seluruh masyarakat,”tutupnya.

Bambang

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *