Pemkab Morut Siapkan Rp 4 Miliar Dana BOS-Da Pengganti Iuran Komite

  • Bagikan
Kepala Dikbud Morut Moh. Ridwan DM didampingi Manager BOS, Fadly Abd. Fattah, memberi penjelasan terkait dana BOS-Da. (Foto : IST)

LOCUSNEWS, MORUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara (Morut) menggelontorkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOS – Da) mulai (19/9/2022).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Morut, Moh. Ridwan DM mengatakan, pencairan BOS – Da langsung ke rekening masing masing sekolah di Bang Sulteng.

“Dana BOS-Da ini adalah pengganti iuran komite sekolah yang telah dilarang pemungutannya oleh Bupati Morut Delis J. Hehi,” kata Moh. Ridwan DM, saat ditemui di ruang kerjanya di Kolonodale, Senin.

Sementara itu, Manager BOS Dikbud Morut Fadly Abd. Fattah menjelaskan, bahwa sekolah-sekolah yang menerima dana BOS-Da ini adalah sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Setiap sekolah kata dia, akan menerima alokasi BOS-Da sesuai jumlah muridnya, dimana setiap murid dialokasikan senilai Rp15.000/siswa/bulan.

“Namun khusus untuk sekolah di daerah tertinggal, terpencil dan terluar (3T) menerima Rp20.000/siswa/bulan,” ujarnya.

Dana yang ditransfer hari ini, lanjut dia adalah alokasi untuk dua triwulan (Januari-Juni) 2022, sedangkan untuk triwulan 3 dan 4 akan diproses mulai Oktober 2022.

Menurut dia, Pemkab Morut mengalokasikan dana Rp4 miliar dalam APBD 2022 ini untuk dana BOS-Da tersebut.

Alokasi ini merupakan konsekwensi dari larangan Bupati Morut kepada semua SD dan SMP untuk memungut yuran Komite Sekolah yang banyak dikeluhkan orang tua siswa selama ini.

“Karena iuran komite sudah dihapus, maka dana BOS-Da inilah penggantinya,” ujar Fadly yang juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikbud Morut.

Namun, kata Fadly, penyaluran dana BOS-Da ini tidak berarti bahwa organisasi Komite Sekolah otomatis dibubarkan. Komite Sekolah bisa tetap ada untuk menopang pengembangan sekolah, namun tidak boleh lagi mengambil pungutan berbentuk yuran pada orang tua murid.

Penyaluran dana BOS-Da ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Morut untuk membebaskan siswa dari biaya sekolah di tingkat SD dan SMP dalam rangka mencapai visi besar Morut di bawah kepemimpinan Delis-Djira yakni mewukudkan masyarakat yang Sehat Cerdas dan Sejahtera (SCS).

RoMa/Ryo

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *