Empat Hari Jelang Harkannas, Penginapan dan Home Stay Full Booking

  • Bagikan
Kadis Kelautan dan Perikanan, Parimo, Moh Nasir, S.Pi,. M.Si. (Foto : Bambang)

LOCUSNEWS, PARIMO – Puncak pelaksanaan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-9 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah di depan mata. Saat ini, semua hotel, penginapan dan home stay yang berada di titik-titik pelaksanaan event nasional itu, sudah full booking oleh peserta.

“Untuk persiapan hari puncak Harkannas di Pantai Mosing, Desa Sinei penginapan dan Homestay radius sampai Kecamatan Tinombo sudah full. Belum lagi ke arah selatan sampai Kasimbar juga sudah full. Begitu juga di Kota Parigi, Hotel, penginapan bahkan Home stay sudah full,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Parimo, Moh Nasir, dihubungi via telpon celulernya, Selasa, 15 November 2022.

Ia mengatakan, sejauh ini sebanyak 29 provinsi telah mendaftar untuk mengikuti pelaksanaan Harkannas. Jumlah itu, kata Nasir kemungkinan bertambah, sebab pihak panitia memberi waktu hingga tanggal 16 bagi provinsi dari luar sulawesi untuk mendaftar.

“Provinsi yang akan mendaftar kemungkinan bertambah karena telah mengkonfirmasi kehadirannya, hanya saja belum melakukan booking tiket pesawat,” ujarnya.

Menurut Nasir, persiapan Harkannas, di Kabupaten Parimo sudah memasuki finalisasi, mulai aspek akomodasi peserta hingga kesiapan tehnis kegiatan. Demikian halnya tempat-temapat berlangsungnya acara sudah ditahap dekorasi.

“Kalau persiapan fisiknya, pertama untuk lomba memasak serba ikan berlangsung di Auditorium sehingga tidak ada masalah. Persiapan tenda untuk hari puncak pameran di Pantai Mosing, hari ini sudah tahap dekorasi, kemudian tanggal 16 pemasangan videotron dan tanggal 17 finishing,” urainya.

Lanjut dia, untuk memfasilitasi peserta Harkannas Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mengoptimalkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai LO atau Liaison Officer, mulai dari mengurus penjemputan di Bandara, ke penginapan sampai kembali lagi ke daerah masing-masing.

“Setiap OPD menangani satu provinsi. Mereka bertanggungjawab memfasilitasi setiap kebutuhan peserta,” sebut Nasir.

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *