Pecah Kongsi, Dua Gerbong Parpol Keluar Dari Fraksi Toraranga

  • Bagikan
Ni Wayan Leli Pariani (Partai Golkar) Saiful Bahri (PAN). (Foto : Istimewa)

LOCUSNEWS,SULTENG – Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diduga pecah kongsi dengan Partai Golongan Karya (Golkar).

Akibatnya, dua gerbong Parpol tergabung dalam Fraksi Toraranga, PAN dan PPP menarik diri, hanya menyisahkan Partai Golkar.

Aksi memutus kerja sama kedua Parpol tersebut terungkap saat Sekwan DPRD Parigi Moutong, Hartati membacakan surat masuk sebelum dimulai lanjutan Paripurna masa sidang III dengan agenda pandangan akhir fraksi atas rancangan KUA PPAS APBD tahun 2022, Senin malam, 8 November 2021.

Diketahui Fraksi Toraranga adalah fraksi gabungan dari tiga Parpol, yakni Golkar mengantongi 3 kursi, PAN dengan raihan 3 kursi sementara PPP peroleh 1 kursi.

Anggota Fraksi Toraranga dari PAN, Saiful Bahri, menegaskan sikap tarik gerbong dari Fraksi Toraranga dilatar belakangi kekecewaan atas tindakan monopoli Partai Golkar yang tidak memberi ruang ke Partai-nya, semisal hak inisiatif dan pelibatan pengambilan keputusan dan kebijakan fraksi.

” Tidak pernah melibatkan kami, baik pandangan umum fraksi, mereka semua yang membuat dan sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Saiful Bahri.

Pria yang menajabat ketua DPD PAN Kabupaten Parigi Moutong itu mengatakan, Partai Golkar harusnya menyadari mereka bukan fraksi utuh, sehingga perlu mengakomodir buah pikiran partai lain.

” Harusnya mereka merasa, karena ini sudah berlansung bertahun-tahun. Kami juga kan punya isi kepala yang harusnya dijadikan sikap fraksi,” tuturnya.

Terkait tudingan Saiful Bahri, Ni Wayan Leli Pariani membantah. Menurutnya, semua keputusan fraksi dibicarakan secara bersama-sama, termasuk setiap keputusan yang disampaikan pimpinan DPRD.

Memang diakuinya, sejak Pandemi Covid-19 rapat fraksi dan segala informasi internal maupun kebijakan pimpinan DPRD, dilakukan secara online, malahan sudah melalui kesepakatan bersama.

” Misalnya, jika ada pandangan fraksi kami selalu unggah dalam Grub Fraksi Toraranga untuk dibaca, tersmasuk setiap keputusan dari ketua dewan kami sampaikan,” tutur Leli yang menjabat Ketua Fraksi Toraranga.

Pengurus Partai Golkar Kabupaten itu, mengaku tidak mau ambil pusing atas keputusan PAN dan PPP yang keluar dari fraksi gabungan. Baginya, sikap tersebut bagian dari dinamika berdemokrasi.

” Saya tidak mau bicara banyak, ini bagian dari demokrasi sehingga sah-sah saja. Kita kan memang fraksi gabungan, memang sih kepentingan dan pikiran kadang lain,” urainya.

Bambang

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *