Komisioner KI Sulawesi Tengah Silaturrahim dengan Kajati

  • Bagikan
Foto bersama Komisioner KI bersama Kajati dan sejumlah pejabat Kejati Sulteng. (Foto : IST)

LOCUSNEWS,SULTENG – Komisioner Komisi Informasi (KI) Sulawesi Tengah, dipimpin Ketua Abbas H.A Rahim, bersama anggota, Jefit Sumampouw, Sutrisno Yusuf dan Ridwan Laki, bersilaturahim dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Jacob Hendrik Pattipeilohy. Kamis, 20 Januari 2022.

Ketua Komisi Informasi Sulawesi Tengah, Abbas Rahim mengatakan, maksud kedatangan mereka menyambangi Kejati untuk memperkenalkan lebih jauh keberadaan KI sebagai lembaga negara mandiri yang dibentuk berdasarkan Undang-undang nomor 14 tahun 2008.

Hal itu bagi dia, menjadi penting agar terjalin kerjasama untuk bersama-sama mendorong keterbukaan informasi publik disemua badan publik.

Selain itu, untuk memantau langsung keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang ternyata sudah terlaksana dengan baik.

” Kami sudah mengagendakan disela-sela tugas pokok penyelesaian sengketa informasi yang masuk di kantor, kami juga bersilaturahmi dengan beberapa lembaga negara di daerah ini untuk menyamakan persepsi tentang keterbukaan informasi publik,” jelas Abbas.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Jacob Hendrik Pattipeilohy, pada kesempatan itu menyebutkan pertemuan antara Kejaksaan Tinggi dan Komisi Informasi Sulawesi Tengah sangat strategis dalam upaya mendorong keterbukaan informasi publik.

” Kaitannya dengan hal ini, beberapa waktu lalu kami juga sudah melaunching empat fitur layanan, yakni, Media Banua Adyaksa (BMA), e-Library, Call Center dan Podcast. fitur ini tercetus sesuai kondisi saat ini yang menuntut Kejaksaan untuk dekat dengan media dan masyarakat,”ungkapnya.

Menurut Kajati, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Tadulako (Untad), dalam upaya menumbuhkan kesadaran hukum bagi masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga menjadi fasilitator untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dengan menyiapkan dana dan teknologi serta melakukan pengawasan dan pengawalan.

Diakhir acara yang berlangsung santai itu, kedua lembaga negara itu sepakat akan menandatangani nota kesepahaman dalam bidang keterbukaan informasi pekan depan.

Ridwan Laki

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *