Dikbud Parimo Peringatkan Orang Tua Tak Pindahkan Siswa Kelas VI Jelang TKA

Ibrahim (Foto : LN/Bambang)

LOCUSNEWS, PARIMO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengingatkan para orang tua agar tidak memindahkan anak yang saat ini duduk di kelas VI Sekolah Dasar (SD) menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Imbauan itu disampaikan seiring dimulainya verifikasi faktual (verfak) data peserta TKA yang akan digelar pada Maret hingga April 2026. Data siswa peserta TKA, menurut Dikbud, akan segera dikunci.

“Orang tua kami imbau tidak memindahkan anaknya yang kelas VI sampai proses kelulusan selesai. Data peserta TKA akan dikunci,” kata Kepala Bidang Manajemen SD Dikbud Parimo, Ibrahim, Senin (2/2/2026).

Ibrahim menjelaskan, pemindahan siswa di tengah proses justru berpotensi merugikan anak. Pasalnya, data yang telah dikunci tidak dapat diterima oleh daerah tujuan mutasi.

“Kalau dipaksakan pindah, siswa bisa tidak ikut TKA. Data yang terkunci tidak bisa diterima daerah lain,” ujarnya.

Saat ini, Dikbud Parimo tengah melakukan pendampingan pemutakhiran serta verifikasi dan validasi (verval) Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bagi siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025–2026. Kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik.

Pendampingan dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Februari di seluruh kecamatan. Untuk wilayah eks Parigi, kegiatan dipusatkan di Aula Dikbud Parimo.

Ibrahim meminta sekolah dan orang tua menyiapkan Kartu Keluarga (KK) bagi siswa yang mengalami kendala data. Sementara untuk kasus mutasi akibat kesalahan penempatan rombongan belajar (rombel), Dikbud telah menyiapkan format Excel khusus.

“Pendampingan ini untuk memastikan kesesuaian jumlah dan identitas siswa by name by address, karena penginputan data berbasis NIK. Kalau ada masalah, harus diverifikasi dulu,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, pelaksanaan TKA saat ini hanya diperuntukkan bagi siswa kelas VI. Adapun siswa kelas V masih mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

“TKA fokus pada dua mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia untuk literasi dan Matematika untuk numerasi,” pungkasnya.

Penulis: BambangEditor: Bambang