Example 970x250

DPRD Sulteng Gelar Paripurna HUT ke-62, Gubernur: Momentum Bangkitkan Ekonomi

Ketua DPRD Sulteng H. Mohammad Arus Abdul Karim memimpin rapat paripurna dalam rangka memperingati HUT ke-62 Provinsi Sulteng. Kegiatan berlangsung di ruang sidang utama DPRD Sulteng. (Foto : IST)

I

LOCUSNEWS, PARIMO – PALU – DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulteng. Kegiatan berlangsung di ruang sidang utama DPRD Sulteng, Jumat (10/4/2026) malam.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulteng H. Mohammad Arus Abdul Karim dan dihadiri Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Wakil Ketua III DPRD H. Ambo Dalle, anggota DPRD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arus Abdul Karim mengatakan perjalanan Sulteng hingga usia ke-62 tahun merupakan rangkaian panjang yang sarat dinamika.

“Sulteng telah melewati berbagai tantangan, mulai dari pembangunan, ujian bencana, hingga upaya memperkuat persatuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, momentum HUT ke-62 harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen membangun daerah yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera.

Menurutnya, capaian pembangunan selama ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, kita optimistis Sulteng akan terus berkembang menjadi daerah yang maju dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyampaikan peringatan HUT ke-62 tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Nawa Cita BERANI Menuju Sulteng Nambaso”. Ia menyebut tema tersebut mencerminkan semangat persatuan dan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah.

Menurut Anwar, peringatan tahun ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui Expo Sulteng Nambaso dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, meski dalam kondisi efisiensi anggaran,” ujarnya.

Anwar juga mengulas perjalanan panjang Sulteng selama lebih dari enam dekade yang diwarnai berbagai dinamika, termasuk tantangan pembangunan dan bencana alam.

Meski demikian, ia menilai masyarakat Sulteng memiliki karakter tangguh, menjunjung tinggi kebersamaan, dan tidak mudah menyerah.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin daerah dari masa ke masa serta seluruh unsur yang berkontribusi, mulai dari ASN, TNI-Polri, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga relawan kebencanaan.

Untuk menghadapi tantangan ke depan, Pemprov Sulteng telah merumuskan sembilan agenda prioritas pembangunan yang dikenal dengan program “9 BERANI”.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam mencapai target pembangunan hingga 2029.

“Kolaborasi adalah kunci, partisipasi adalah energi, dan persatuan adalah kekuatan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Anwar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Sulteng sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan bermartabat.

“Dirgahayu Sulteng ke-62. Teruslah melangkah dan menjadi daerah yang membanggakan,” pungkasnya.

Penulis: WardyEditor: Bambang