Example 970x250

DPRD Sulteng Hadiri Rakor Wawasan Nusantara, Dorong Penguatan Komcad

Anggota DPRD Sulteng menghadiri Rakor Analisis Kegiatan Prioritas Penguatan Konsep dan Praktik Wawasan Nusantara dalam rangka memperkuat Komcad Tahun 2026. (Foto : IST)

LOCUSNEWS, PALU – DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Analisis Kegiatan Prioritas Penguatan Konsep dan Praktik Wawasan Nusantara dalam rangka memperkuat Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2026.

Kegiatan ini digelar di Aston Hotel and Conference Center, Jalan Wolter Monginsidi, Kota Palu, Kamis (9/4/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah.

DPRD Sulteng diwakili Ketua Komisi I, Bartholomeus Tandigala. Sementara Pemerintah Provinsi Sulteng diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto.

Turut hadir Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam RI, Brigjen TNI Parwito, unsur Forkopimda Sulteng, serta para narasumber dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Parwito menegaskan bahwa penyelenggaraan pertahanan negara merupakan fungsi fundamental dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dari berbagai ancaman, baik militer maupun nonmiliter.

Menurutnya, kompleksitas ancaman saat ini terus meningkat, mulai dari ancaman hibrida, gangguan siber, bencana alam, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik global.

“Karena itu, sistem pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer konvensional, tetapi juga harus mampu mengintegrasikan seluruh potensi nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah juga menetapkan program prioritas Komcad dan Komponen Pendukung (Komduk) sebagai bagian dari strategi pertahanan negara.

Rakor ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antar pemangku kepentingan, menyamakan persepsi, serta mengidentifikasi potensi sumber daya nasional di Sulteng guna mendukung pertahanan semesta.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Bartholomeus Tandigala, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai rakor ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kesadaran bela negara.

“Penguatan wawasan nusantara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, serta semangat persatuan sebagai modal utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, DPRD Sulteng, khususnya Komisi I, siap mendukung berbagai kebijakan dan program yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional serta meningkatkan kesiapsiagaan melalui pembentukan Komcad.

Penulis: WardyEditor: Bambang