Promosikan Agrowisata Lewat ‘Adu Jago’ Makan Durian

  • Bagikan

LOCUSNEWS,SULTENG – Pemerintah Desa (Pemdes) Lobu Mandiri Kecamatan Parigi Barat,  Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki cara berbeda dalam mempromosikan potensi yang dimiliki desanya.

Pemdes memperkenalkan agro wisata buah durian dikemas menarik dengan konsep Camping Ceria di kaki Gunung bintang desa setempat, Minggu (27/06/2021).

Camping ceria diisi dengan lomba makan durian dan lomba mencari durian jatuh langsung dari bawa pohonnya atau dalam istilah masyarakat dikenal dengan sebutan “balobe”.

Uniknya lomba dalam kegiatan Agro wisata durian tersebut mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat dari sejumlah daerah.

Aksal, Salah seorang peserta asal Kabupaten Toli-toli mengatakan, memboyong seluruh keluarga beserta teman-temannya karena merasa tertarik dengan lomba yang diadakan.

“Saya tahu kegiatan ini dari media sosial, yang membuat  tertarik adalah lomba lobe durian. Ini unik karena yang ada selama ini  lobe ikan atau lobe kepiting baru kali ini ada lobe durian,” ujarnya.

Kepala Desa Lobu Mandiri, Yushak Gigir mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mempromosikan buah durian lokal yang merupakan komoditi utama di Desa Lobu Mandiri.

Ia menambahkan, kegiatan yang digagas bersama Komunitas Pecinta Alam di Kabupaten Parigi Moutong tersebut bisa menjadi event yang dilaksanakan setiap tahunnya.

“Ini adalah langkah awal, kedepannya kami berharap bisa membuat yang lebih besar lagi, dan akan menjadikan kegiatan ini sebagai event tahunan,” urainya.

Ia berharap, bisa mengenalkan potensi wisata yang ada di desanya, salah satunya gunung bintang yang menjadi jalur para pecinta jalur ekstrem motor trail.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana  Muhammad Agung Surya  menuturkan,  kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri kurang lebih 150 peserta dari sejumlah daerah antara lain, Kabupaten Tojo una-una, Kabupaten Poso, Kabupaten Toli-toli, Kabupaten Buol dan Kabupaten Sigi.

Agung menambahkan, sejumlah peserta yang berasal dari luar kabupaten Parigi Moutong membawa surat keterangan sehat dari daerah masing-masing. Bahkan, dilokasi panitia juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan mengecek suhu tubuh dan membagikan masker.

Reporter : Israwati

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *