Sekda Dorong FKMK Usulkan Bahasa Kaili Dimasukkan dalam Mata Pelajaran Mulok

  • Bagikan
Sekda Parimo, Zulfinasran, S.STP, M.Ap memawakili Bupati melantik pengurus FKMK Parigi Moutong masa bhakti 2022 - 2026 berlangsung di Ranah Kafe, Sabtu l, 12 Maret 2022. (Foto : Bambang)

LOCUSNEWS,SULTENG – Sekretaris Daerah (Sekda), Zulfinasran mendorong Forum Komunikasi Pemuda Kaili (FKMK) Kabupaten Parigi Moutong mengusulkan bahasa etnis kaili dimasukkan dalam mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok).

“Pengurus FKMK bisa kiranya mengusulkan bahasa kaili dimasukkan dalam mata pelajaran Mulok di sekolah,” urainya.

Sekda Zulfinasran memawakili Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu melantik pengurus FKMK Parigi Moutong masa bhakti 2022 – 2026 berlangsung di Rana Kafe, Sabtu, 12 Maret 2022.

Ia mengatakan, pengusulan bahasa daerah dalam mata pelajaran Mulok guna melestarikan serta memperkenalkan bahasa kaili kepada generasi mendatang, termasuk kepada seluruh warga Parigi Moutong.

Ia mencontohkan, ketika berada di Pulau Jawa dan membaur dalam waktu lama, maka secara otomatis akan paham bahasa setempat karena keseharian warganya menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi.

“Kenapa ketika kita masuk daerah jawa hampir tidak bisa dibedakan mana suku asli jawa dan pendatang, karena semua menggunakan bahasa jawa,” ucapnya.

Menurut dia, pengusulan bahasa daerah dalam mata pelajaran bukan bentuk rasialisme atau menyepelekan bahasa daerah lain yang mendiami Parigi Moutong, namun semata-mata memperkenalkan bahasa kaili secara meluas.

“Bahasa daerah harus diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak kita, agar tidak kaku saat berbicara,” tutupnya.

Bambang

Bagikan Berita :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *